 | Category: | Books | | Genre: | Religion & Spirituality | | Author: | Master Ching Hai |
Buku ini cukup mencerahkan buat kalian yang kebetulan lagi ngerasa jadi orang paling sial sedunia. Kalau sedang ditimpa masalah, biasanya kita selalu ngerasa kalau Tuhan ninggalin kita, Tuhan sudah ng’gak peduli sama kita, dan prasangka buruk lainnya, (lagian kalo emang Tuhan udah ng’gak peduli sama kita, terus mau apa? Demo?) Di buku ini Supreme Master Ching Hai (SMCH), guru spiritual yang dikenal dengan Metode Meditasi Kuan Yin, menyadarkan kita bahwa Tuhan tidak pernah memutuskan hubungan dengan manusia. Justru kita yang menutup jiwa kita dengan dosa, sehingga tidak ada sambungan lagi dengan Nya. Gagasan utama yang disampaikannya di buku ini tentang ‘mendekatkan dan menghubungkan diri kita dengan Tuhan’ dan ‘mencapai tingkat kesadaran tertinggi untuk menuju surga’. Ada beberapa konsep pengembangan yang pada akhirnya, selalu sampai di kesimpulan, “kita harus mencapai kesadaran spiritual tertentu agar bisa menghadirkan Tuhan di dalam diri’. (baca juga Jurnal : Supreme Master Ching Hai – A Fashionable Guru). Beberapa kutipan menarik di buku itu, misalnya “Tuhan setiap saat berbicara kepadamu, tapi kamu tidak pernah mau mendengar”. Dengan cara yang sederhana, SMCH memotivasi pendengarnya, bahwa melakukan kontak dengan Tuhan bukan hanya milik orang-orang suci tempo dulu. Semua orang bisa melakukannya, karena kita berasal dari materi yang sama, dari Surga. Dengan konsep yang abstrak dan memerlukan pemahaman metafisis, SMCH berhasil menyederhanakan penyampaiannya, sehingga mudah ditangkap esensinya oleh pembaca pada umumnya. Biasanya, penulis tentang materi spiritual macam begini, sering tidak kompromi terhadap daya tangkap pembaca yang berada di tingkat pemahaman menengah. Hasilnya, konsep-konsep spiritual yang absurd, diperumit dengan bahasa yg demonstratif, dan membuat pembaca kehilangan keseimbangan setelah membaca 5 halaman pertama bukunya. Tapi ini tidak terjadi pada buku dan ceramah SMCH. Ia mengimbangi kerumitan konsep Ketuhanan dengan bahasa yang sederhana, berorientasi kepada masyarakat umum, dan penampilan yang fashionable. Di buku ini secara singkat disampaikan tentang Metoda Kuan Yin, suatu bentuk meditasi yg ia kembangkan atas inspirasi gurunya di Himalaya-India. Beberapa persyaratan sebelum berlatih metode Kuan Yin, misalnya ; setiap orang harus melewati proses inisiasi, yaitu proses membuka mata hati kita, agar siap menerima Cahaya dan Suara yang merupakan media untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Selain itu, kita juga harus menjadi vegetarian, karena dengan memakan daging hewan, energi kemarahan dan ketakutan si hewan sebelum mati, akan menempel di jiwa kita. Hasilnya, kita menjadi lebih agresif dan kurang mengasihi kepada makhluk hidup. Pengikut ajaran dan metode SMCH telah tersebar di seluruh dunia. Di halaman akhir, dicantumkan seluruh tempat yang bisa membantu kita untuk mencapai inisiasi. Untuk mengenal profil sang Guru, kalian bisa lihat di website www.chinghai.org.tw

| |